Picture
Rabu (4/04/12) lalu, tepatnya pukul 19.00 WIB Kampus Institut Islam Nahdlatul Ulama' (INISNU) Jepara dibanjiri ribuan pengunjung dengan pakaian seba putih guna mengikuti khidmah haflah Dies natalis INISNU, haflah dzikir, manaqib dan maulidurrosur. Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 24.00 tersebut merupakan bentuk kerjasama antara penyelenggara yaitu INISNU Jepara dengan Jam'iyah Al-Khidmah yang digagas dan didirikan KH. Ahmad Asrori Al-Ishaqi (alm).

Dalam majlis dzikir yang penuh khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Beliau KH. Munir Abdullah, selanjutnya dilaksanakan serangkaian acara istighosah, yasin, manaqib, tahlil, dan maulid secara berurutan. Dalam sambutannya, ketua Panitia yaitu Dr. KH. Mashudi, M.Ag. menyampaikan bahwasanya INISNU di hari ulang tahunnya tersebut selalu senantiasa berbenah dan beropsesi untuk mencetak kader sarjana muslim ahlussunnah wal jama'ah dengan ditandai melestarikan tradisi keagamaan seperti manaqib dan dzikir yang terselenggara di Kampus tercinta tersebut. Sementara Bapak Rektor INISNU Jepara yang diwakili oleh Bapak Drs. KH. Ahmad Sya'roni, M.S.I. menyampaikan bahwa INISNU Jepara masih selalu berupya meningkatkan kuantitas serta kualitasnya, oleh karenanya dorongan dan dukungan masyarakat melalui Penerimaan Mahasiswa Baru TA. 2012/2013 yang telah berlangsung mulai bulan maret tersebut senantiasa mendapatkan jumlah mahasiswa yang banyak dan signifikan bagi keberlanjutan visi misi INISNU Jepara.

Acara tersebut diakhiri dengan mauidhoh hasanah dari KH. Munir Abdullah yang disimak dan didengarkan secara khidmat oleh Ribuan jama'ah yang hadir. Inti pesan yang disampaikan beliau adalah jangan sekali-kali meninggalkan adab atau etika, dikarenakan zaman sekarang banyak sekali orang pintar tapi tidak benar begitu sebaliknya. Kualitas tingkat derajat seseorang selalu berbanding lurus dengan keilmuan yang dimilikinya, akan tetapi akan sangat berbahaya apabila orang yang berilmu tinggi tapi makin rusak moral dan adabnya. Semoga pesan-pesan singkat tersebut dapat kita amalkan secara baik demi peningkatan amal untuk mendek


 
 
Picture
Rombongan dari Koordinatorat Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (KOPERTAIS) Wilayah X Jawa Tengah yang dipimpin oleh Drs. Akhmad Arif Junaidi, M.Ag Rabu (15/02) kemarin berkunjung ke Kampus Pascasarjana (S2) INISNU Jepara guna lakukan visitasi.

Rombongan yang hadir sekitar pukul 13.30 WIB tersebut diterima oleh Pimpinan dan segenap personalia pendiri dan staf Program Pascasarjana (s2) INISNU Jepara. Tujuan penting atas kunjungan KOPERETAIS X Jawa Tengah di kampus Pascasarjana (S2) INISNU tersebut bertujuan untuk meninjau dan mematau secara langsung terhadap kesiapan dan kelayakan Program Pascasarjana (S20 yang diusulkan oleh INISNU Jepara ke Dirjen Diktis Kemenag RI baru-baru ini.

Prof. Dr. KH. Muhtarom,HM. selaku Direktur Pascasarjana (S2) INISNU Jepara menyambut dengan hangat atas kehadiran rombongan dari KOPERTAIS dan berharap hasil visitasi tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap kesuksesan dan terkabulkannya usulan pendirian Program pascasarjana (S2) INISNU Jepara. Secara terpisah beliau juga menyampaikan bahwa INISNU Jepara telah bertemu secara langsung dan menyampaikan segala proram, visi-misi yang dicanangkan dalam Program Pascasarjananya secara langsung di hadapan Bapak direktur Diktis Prof Dr. Dede Rosyada, MA. minggu-minggu ini. Sehingga optimisme kami sebagai pelaksana program akan segera mendapatkan persetujuan untuk selanjutnya mendapatkan ijin operasional penyelenggaraan pendidikan dari Diktis RI.

Semoga cita-cita yang diorientasikan INISNU Jepara tersebut dapat terwujud dengan baik dan lancar dengan partisipasi segenap masyarakat dengan mendukung terhadap keberadaan Program pascasarjana yang direncanakan oleh INISNU Jepara. (Admin)




 
 
Picture
Fakultas Tarbiyah Institut Islam Nahdlatul Ulama' (INISNU) Jepara tepatnya tanggal 27-28 Januari 2012 melaksanakan serangkaian kegiatan akademik berupa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) ke Kota Malang Jawa Timur.

Target lokasi tujuan yang dijadikan pembelajaran oleh mahasiswa dalam kunjungannya adalah madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 01 Malang dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 03 Malang. Dua (2) madrasah tersebut layak dipilih sebagai objek tujuan dikarenakan kedua sekolah tersebut dinilai memiliki nilai plus sekaligus layak memberikan informasi dan pembelajaran khusus guna membekali Mahasiswa fakultas tarbiyah yang akan menempuh jenjang praktek akademik berikutnya yaitu Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan puncaknya pada kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Dalam sela-sela sambutannya, Kepala Sekolah MIN 01 Malang menyampaikan bahwa cita-cita agung yang ingin diwujudkan dalam peningkatan MIN 03 Malang adalah bagaiamana terbentuknya output siswa yang handal dan Islami. Untuk mewujudkan semua itu diperlukan peningkatan disiplin dan kebersihan serta pemberian contoh sopan santun yang nyata, imbuhnya.

Selama pelaksanaan KKL di Malang tersebut, Mahasiswa dikenalkan berbagai prestasi dan kiat-kiat tertentu dalam upaya membangun lembaga pendidikan yang berdaya guna dan berhasil guna, setelah itu Mahasiswa diajak observasi mengelilingi  lokasi-lakasi strategis serta memantau kegiatan pembelajaran dan metode yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.

Secara terpisah, tepatnya saat Mahasiswa diajak berkunjung ke Universitas Islam Malang (UNISMA) untuk mengenal lebih jauh tentang Program Kreatifitas Mahasiwa yang dilaksanakan Mahasiswa UNISMA, Bapak Drs. H. Akhirin Ali, M.Ag. selaku Dekan Fakultas Tarbiyah INISNU Jepara mengungkapkan bahwa kedatangan Mahsiswa INISNU ke lembaga UNISMA adalah kerangka untuk melaksanakan 3M (Melihat, Meniru dan Memodifikasi) terhadap perkembangan yang ada di UNISMA.

 
 
Picture
Pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian integral dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.  Dharma Pengabdian pada masyarakat dilaksanakan kerangka penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan di Perguruan Tinggi, khususnya INISNU Jepara. Pengabdian kepada masyarakat merupakan serangkaian aktivitas dalam rangka kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat yang bersifat kongkrit dan langsung dirasakan manfaatnya dalam waktu yang relatif pendek. Aktifitas ini dilaksanakan terhadap masyarakat yang bersifat non profit (tidak bernuansa keuntungan). Dari aktivitas ini diharapkan adanya umpan balik dari masyarakat ke Perguruan Tinggi, yang selanjutnya dapat digunakan sebagai bahan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi lebih lanjut.

Selain itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan keniscayaan bagi sebuah Perguruan Tinggi. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat merupakan wujud kepedulian perguruan tinggi sebagai lembaga yang menghasilkan elit intelektual untuk senantiasa berpartisipasi dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan memecahkan problem sosial yang dihadapi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan sosial.

Di INISNU Jepara, terdapat lembaga khusus yang membidangi kegitaan Pengabdian kepada Masyarakat. Lembaga tersebut adalah Balai Pengabdian kepada Masyarakat (BPM) INISNU Jepara. BPM merupakan unsur pelaksana sebagian tugas dan fungsi institut di bidang pengabdian kepada masyarakat yang berada di bawah kendali Rektor. Ketentuan ini menunjukkan bahwa BPM INISNU memiliki tanggungjawab untuk melaksanakan salah satu unsur Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu bidang pengabdian kepada masyarakat. Posisi ini menempatkan BPM sebagai juru bicara institut ketika berhadapan dengan masyarakat secara umum dan sekaligus menjadi ujung tombak dalam merumuskan dan melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat.

Dalam melaksanakan tugasnya, BPM INISNU Jepara membuka jaringan kerja sama (net work) dengan lembaga-lembaga lain, baik pemerintah daerah, perguruan tinggi, maupun swasta yang memiliki keterkaitan dengan program kemasyarakatan yang dicanangkan BPM. Itu semua hakikatnya adalah upaya memberdayakan masyarakat menjadi masyarakat madani sebagaimana cita-cita bersama. Kerja sama ini dilakukan dalam rangka merumuskan dan mengimplementasikan program kemasayarakatan yang komprehensif dan berkesinambungan (sustainable).

Bentuk riil kontribusi yang dilakukan oleh BPM INISNU Jepara selama ini adalah dengan penyelenggaraan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), dalam kaitannya ini konsentrasi BPM INISNU adalah bagaimana Jepara ini terbebas dalam buta baca tulis Al-Qur'an (BTA). Semoga niat baik dan cita-cita kelembagaan INISNU dapat terwujud dengan maksimal berkat dukungan dan sumbangsih dari element masyarakat Jepara. Amin.

 
 
Picture
Institut Islam Nahdlatul Ulama' (INISNU) yang merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi Islam di Jepara memilki tekad mulia yaitu membebaskan masyarakat Jepara dari buta baca tulis Al-Qur'an. Usaha ini ditempuh melalui serangkaian program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tematik Baca Tulis Al-Qur'an (BTA).

KKN serupa juga sudah dilaksanakan oleh INISNU pada tahun 2010 yang memfokuskan daerah Utara Wilayah Jepara. Untuk tahun 2011 ini, target wilayah objek Pemberantasan Buta Baca Tulis Al-Qur'an berada pada tiga (3) Kecamatan, yaitu Kecamatan Mlonggo, Batealit dan Nalumsari. Dari ketiga Kecamatan tersebut terdata sebanyak 33 Desa yang menjadi objek pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik BTA tahun 2011 ini.

Kecamatan Mlonggo meliputi Desa Sekuro, Jambu Timur, Jambu barat, Sinanggul, karanggondang, Srobyong, Suwawal dan Mororejo. Jumlah mahasiswa yang diterjunkan di Kecamatan ini berjumlah 100 mahasiswa. Wilayah berikutnya yaitu Kecamatan Batealit yang meliputi Desa Ngasem, Bawu, Bantrung, Bringin, Geneng, Raguklampitan, batealit, Somosari, Mindahan Kidul dan Mindahan Lor, jumlah mahasiswa KKN di Kecamatan Batealit sejumlah 130 mahasiswa. Jumlah terbesar berada di Kecamatan Nalumsari yaitu sebanyak 192 mahasiswa yang tersebar di Desa Bategede, Ngetuk, Blimbingrejo, Tangulpandean, Gemiring Kidul, Gemiring Lor, Jatisari, Karangnongko, Daren, Nalumsari, Tritis, Pringtulis, Dorang, Muryolobo, dan Bendanpete.

Dari sejumlah total peseta KKN Tematik BTA INISNU Jepara 422 mahasiswa tersebut, telah dibekali berbagai materi khusus dan materi penunjang selama tiga (3) hari yang terjadwal mulai tanggal 25-27 Oktober 2011 di Kampus INISNU Jepara. sesuai dengan tema sentral KKN tahun ini yaitu "Penguatan Keterampilan Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) Melalui Metode Al-Masyhuroh pada Masyarakat Jepara", olehnya segenap Peserta KKN dibekali trik dan strategi pembelajaran Al-Qur'an melalui metode Al-Masyhuroh yang diampu oleh Ustad Ali Ma'shum.

Hingga akhirnya, tepat tanggal 3 Nopember 2011 kemarin, seluruh Peserta KKN Tematik BTA dilepas secara sah oleh Bapak DR. KH. MA. Sahal Mahfudh selaku Rektor dan diterima secara apresiatif oleh Bupati Jepara Drs. Hendro Martojo,MM. Dalam pidatonya, DR. KH. MA. Sahal Mahfudh berpesan terhadap seluruh mahasiswa peserta KKn untuk ikhlas mengamalkan amanat Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam hal pengabdian masyarakat yang fokus pada pemberantasan buta aksara Al-Qur'an, selain itu Mahasiswa diharapkan menjadi pioner dan pembawa input positif di masyarakat sehingga ilmu yang ditularkan bisa tepat guna dan multi fungsi. Peseta KKN juga diwajibkan menjga nama baik almamater INISNU Jepara selama proses KKN berlangsung sebagaimana wasiat dari Beliau Rektor INISNU.

Program penting sebagai penunjang KKN Tenatik BTA ini juga mengikutsertakan masyarakat dalam hal peningkatan kualitas dan kemampuan tertentu melalui serangkaian life skill yang sesuai dengan karakteristik Desa yang ditempati. Alhasil, harapan bersama dan cita-cita INISNU untuk memberantas Baca Tulis Al-Qur'an dan pemberian program khusus untuk peningkatan life skill tercapai dengan maksimal.